Salah satu Impian Saya : Wawancara dan Selfie dengan para Tokoh Dunia

Dari kecil saya suka menulis. Ibaratnya antara enggak makan sama enggak nulis, saya lebih baik memilih enggak makan. Eh tapi itu dulu, waktu perut masih rata. Sekarang sih kayaknya dua-duanya harus dapat deh. Saya juga suka belajar bahasa asing, bahasa apa saja, dari Inggris sampai Swahili kalau ada kursusnya. Pingin banget bisa mempraktekkan bahasa asing itu lebih baik dan lebih lancar ngomong atau menulis. Saya juga tergila-gila pada sejarah dan tokoh sejarah, Enggak heran koleksi bacaan saya cukup banyak yang membahas masalah itu.

Waktu berlalu dan enggak terasa sampai dengan hari ini sudah sebelas tahun saya memutuskan menjadi penulis penuh waktu. Kalau menulisnya saja sih sudah 32 tahun lamanya. Sudah enggak ingat lagi saya berapa karya yang sudah dihasilkan. Puas?

Belum. Nah lho. Masih jauh …. Masih panjang perjalanan yang ingin saya tempuh. Saya masih ingin menulis tentang banyak sekali hal, tentang semua yang saya dengar, lihat, rasakan, baca, amati, dan pikirkan. Banyaaak sekali. Kalau bisa sepanjang usia, saya tetap produktif menulis. Baik menulis di buku yang diterbitkan, di media cetak, di media elektronik, dan di media online, termasuk di blog.

Satu hal yang jadi impian besar saya, bahkan mungkin bisa dikatakan sebagai obsesi, adalah menulis tentang tokoh-tokoh dunia. Dalam bidang apa saja. Enggak harus tokoh pemerintahan. Dan saya inginnya wawancara langsung sama mereka. Dulu ada wartawati asal Italia yang berhasil mewawancarai banyak tokoh dunia, namanya Oriana Fallacci. Dia bisa mewawancarai Shah Iran, Reza Pahlevi, Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter, menlu AS yang legendaris, Henry Kissinger, Perdana Mentri Israel Golda Meir, dan masih banyak lagi. Dari kecil, saya ngefans sama dia ini.

Sekarang saya adalah ibu dari 3 anak, masih bisa enggak ya emak-emak mencapai impiannya yang ‘petualangan banget’ kayak gitu? InshaAllah bisa. Saya yakin. Caranya?

Be persistent. Be consistent. Be focus.

Tetap menulis, tetap berkarya, jangan kehilangan focus. Dunia rumput tetangga memang lebih hijau. Tapi rumput sendiri juga bisa lebih hijau kok kalau rajin dirawat. Kebanyakan lihat rumput tetangga nanti rumput sendiri malah enggak terurus dan mati.

Sukses juga kayak gitu. Ada yang sukses di MLM sampai bisa keliling dunia. Ada yang sukses jadi artis film dan sutradara sampai bisa keliling dunia. Ada yang nebeng suaminya yang diplomat, bisa keliling dunia. Ada yang jadi penulis, bisa kok keliling dunia. Mbak Asma Nadia, kang A Fuadi, mbak Ayu Utami, dan masih banyak nama lagi, adalah contohnya. Atau mas Agustinus, mbak Trinity, mbak Windy Ariestanty, adalah contoh penulis dan traveler yang juga bisa keliling dunia dari hobinya. Hayuk, saya juga bisa. Anda semua bisa. Kita bisa.

Tetap menulis, cari info sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan beasiswa atau semacam research grant bagi penulis, dan kalau bisa sih…cari kontak untuk menuju sang tokoh. Mimpi? jangan takut mimpi lah. Hidup yang kita jalani sekarang sebagian besar merupakan mimpi masa lalu.

Jangan bosan meretas jalan. Terus bergerak. Jika lelah, beristirahatlah sejenak namun jangan berpaling. Jika ini memang passion kita, yakin aja …. We are on the right track.

Saya juga berusaha bersikap demikian. Melakukan wawancara dan berfoto dengan para tokoh dunia akan menjadi kenyataan. Afirmasikan dalam doa dan lintasan pikiran. Tuhan dan seluruh semesta raya menyaksikan dan mengaminkan. Bismillah.

 

132135209_11n

Raja dan Ratu Belanda, saya ingin banget wawancara dan foto bareng sama mereka.

Image result for bj habibie

Ingin bangeeet ngobrol-ngobrol santai dengan beliau, meresapi kebijaksanaan beliau…